Mungkin contoh yang paling mencolok dari
kekuatan musik berdampak pada kesehatan berasal dari penelitian pada bayi yang
lahir premature, dibandingkan dengan kelompok yang tidak diberikan latar
belakang music; kelompok dengan berat badan kurang, asupan makanan akan meningkatkan
lamanya mereka tinggal di rumah sakit. Efek ini tampaknya akan bervariabel;
termasuk usia kehamilan bayi, volume musik (dalam batasan tertentu), sarana
pemberian bunyian musik (dalam ruang-bebas atau melalui earphone) dan berat lahir bayi (Standley, et al 2002). Musik juga memberikan kontribusi untuk meningkatkan
terjadinya tidur yang tenang, mengurangi volume/ciri menangis dan menurunkan
kecemasan ibu; peningkatan tampaknya terjadi setiap hari yang menunjukkan efek
kumulatif dari mendengar musik (Lai et
al., 2006)
Jika
musik dimainkan oleh orang dewasa di rumah, anak mungkin menjadi penerima yang pasif.
Hal ini dapat menyebabkan perubahan yang ditandai dalam perilaku mereka.
Beberapa studi menunjukkan bahwa anak-anak usia sekolah dasar menunjukkan
peningkatan tingkat aktivitas bila diberikan jenis music tertentu (Furman, et al, 1978), dan bahwa musik juga
secara cepat memiliki efek yang paling dramatis yang dapat merusak perilaku anak
yang baik (Reiber, 1965;. Ferguson et al,
1994; Hallam dan Godwin, 2000). Efek ini tampaknya sangat kuat pada anak-anak
dengan kesulitan emosional dan perilaku. Musik yang santai dengan latar
belakang yang tenang dapat memperbaiki perilaku dan kinerja-tugas belajar dan
bermain pada anak-anak dan menyebabkan perubahan fisiologis termasuk penurunan
tekanan darah sistolik dan diastolik, denyut nadi dan temperatur (Savan et al,
1999)


No comments:
Post a Comment